Menguak Legenda dan Mitos di Balik Keindahan Curug Ciparay

Curug Ciparay

Jika kita bertanya mengenai curug yang indah dan spektakuler di Tasikmalaya ini, ya jawabannya adalah Curug Ciparay. Curug yang terletak di daerah Cigalontang kabupaten Tasikmalaya ini sangat eksotis dan indah. Curug ini memiliki 2 aliran utama dengan ketinggian lebih dari 70 meter dan di aliri oleh debit air yang lumayan besar, sehingga menjadikan pemandangan luar biasa yang memanjakan mata dan orang akan betah berlama-lama ketika bekunjung ke tempat ini.


Mitos Curug Ciparay Tasikmalaya
Curug Ciparay

Asal muasal nama Ciparay ini berasal dari Eyang Sayyip (orang yang menjaga curug) yang pada jaman dahulu beliau mempunyai keinginan supaya ada ikan di aliran curug ini, berdasarkan apa yang di dapatnya, Eyang Sayyip melakukan "ngeprak-ngeprak" daun Kiparay di area curug ini yang nantinya akan menjadi ikan Paray. Dan katanya Pak Dede (orang yang membuka Curug Ciparay ini menjadi tempat wisata), tapak/ tilas, bekas nya pun masih ada sampai sekarang.

Namun tahu kan sobat jika Curug Ciparay  ini memiliki mitos yang sangat menggelitik untuk diketahui?

Menurut salah seorang pedagang yang berjualan di area wisata Curug tersebut, tempat ini memiliki mitos atau cerita mistik yang perlu kita ketahui yaitu bahwa ada beberapa pantangan jika mengunjungi kesini jangan memakai pakaian yang serba merah dari ujung kepala sampai kaki.. kalau kata Pak Dede "Lamun nempo curug bakal anteng, mun di foto moal napak artinya jika seorang yang memakai baju serba merah tersebut akan sangat betah sampai-sampai lupa waktu dan jika di foto maka hasil gambar nya tidakakan menapak ke tanah. 

Pernah ada kejadian ketika ada seorang perempuan memakai pakaian serba merah, ketika sedang berada di area curug tersebut si perempuan tersebut malah jadi diem seperti melamun, kemudian ketika dia hendak diajak pulang malahan dia tidak kuat untuk berjalan kaki sehingga dia di gotong oleh beberapa orang. 


Mitos Curug Ciparay Tasikmalaya
Curug Ciparay

Selain pantangan dan cerita di atas, ada satu lagi mitos berupa pantangan ketika kita mengunjungi Curug Ciparay ini.  Ulah Peureum Nepi ka 2 jam, sabab Mun Beunta Sok aya bayangan lauk gede di dua curug eta (jangan memejamkan mata sampai selama 2 jam, jika kita melakukan hal tersebut dan setelah membuka mata, maka katanya kita akan melihat penampakan berupa ikan besar yang menghuni Curug Ciparay ini).

Terlepas dari adanya mitos atau kejadian aneh yang menghiasi Curug Ciparay ini seyogyanya kita bisa menghormati apa-apa yang tidak dibolehkan untuk dilakukan ketika kita berkunjung ke tempat tersebut nikmati pemandangannya, dan jangan lupa untuk tidak melakukan hal-hal aneh serta selalu menjaga ketertiban dan kebersihan juga tidak merusak alam tentunya.

0 Response to "Menguak Legenda dan Mitos di Balik Keindahan Curug Ciparay"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel